Buntut Pemadaman Listrik Bergilir, Peternak Protes dan Buang 1.500 Bangkai Ayam ke Kantor PLN
Aksi protes mewarnai kantor PLN UP3 Palangkaraya ketika massa yang tergabung dalam gerakan “Palangkaraya Gelap” menggelar demonstrasi menyikapi pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayah Palangkaraya dan sekitarnya.
Dalam aksi tersebut, para peternak membawa sekitar 1.500 bangkai ayam menggunakan mobil pikap dan melemparkannya ke halaman kantor PLN. Selain melemparkan bangkai ayam, massa juga membentangkan spanduk mosi tidak percaya serta menyegel kantor PLN secara simbolis. Peternak mengeluhkan sistem kandang tertutup (close house) yang sangat bergantung pada sirkulasi udara berbasis listrik. Padamnya aliran listrik yang berdurasi lama dan tidak menentu menyebabkan ribuan ayam mati karena kehabisan oksigen.
Selain kerugian akibat kematian ternak yang mencapai ratusan juta rupiah, peternak juga menanggung tingginya biaya operasional pembelian bahan bakar solar untuk genset yang menembus puluhan juta rupiah per hari. Menanggapi tuntutan tersebut, pihak PLN menjelaskan bahwa pemadaman terjadi akibat adanya gangguan pada unit pembangkit listrik swasta di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, yang saat ini sedang dalam proses pemulihan bertahap.
Dikutip dari Nusantara TV.