Sempat Mangkrak di Masa 7 Gubernur, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-Tanjung Barat Dikebut
Proyek infrastruktur pembuka jalan tembus sejajar perlintasan kereta api yang menghubungkan kawasan Pasar Minggu hingga Tanjung Barat kini kembali dikebut oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur Pramono Anung menginstruksikan agar pengerjaan koridor alternatif ini diprioritaskan demi memecah titik penumpukan kendaraan di area Jakarta Selatan.
Pihak Pemprov DKI mematok tenggat waktu penuntasan proyek akses jalan ini paling lambat pada awal tahun depan atau sekitar tahun 2027.
Saat ini, fokus pengerjaan di area Pejaten hingga Tanjung Barat masih tertuju pada penuntasan pembebasan lahan warga, di mana sebagian area tanah yang sudah dibebaskan mulai dibersihkan oleh petugas untuk persiapan konstruksi.
Gubernur mengungkapkan bahwa rencana pembangunan jalan sebidang sejajar rel ini sebenarnya sudah diupayakan sejak era kepemimpinan tujuh gubernur Jakarta sebelumnya. Namun, pengerjaannya baru benar-benar difokuskan untuk dituntaskan pada periode saat ini.
Kehadiran akses alternatif sepanjang perlintasan kereta ini diproyeksikan menjadi solusi efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas harian di Jalan Raya Pasar Minggu, terutama pada jam sibuk berangkat dan pulang kerja.
Dikutip dari tvOneNews.