Setahun Beroperasi, Bank Emas RI Kumpulkan 153 Ton, Prabowo: Ini Prestasi Dunia
Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja bank emas nasional yang dalam setahun sejak diluncurkan pada Februari 2025 berhasil mengelola 153 ton emas senilai sekitar 20 miliar dolar AS atau Rp358 triliun. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin, ia menyebut ini sebagai pencapaian bersejarah karena baru pertama kali Indonesia memiliki layanan bullion bank yang dijalankan Pegadaian dan BSI. Prabowo optimistis jumlahnya akan terus meningkat dan mulai dilirik oleh komunitas global.
Data per Maret 2026 menunjukkan lonjakan nasabah Pegadaian dari 3,2 juta menjadi 5,6 juta dalam setahun, sementara tabungan emas masyarakat ikut naik dari 10,5 ton menjadi 19,25 ton. Di sisi lain, BSI mencatat total pengelolaan emasnya meningkat dari 16,85 ton menjadi 22,5 ton hingga Februari 2026, dengan nasabah tabungan emas melonjak dari 531 ribu menjadi hampir 767 ribu nasabah.
Menurut Presiden, capaian ini membuktikan Indonesia mampu bersaing di level global, mengingat tidak banyak negara yang punya layanan serupa dengan pertumbuhan secepat ini. Pemerintah pun meyakini ke depan bank emas akan menjadi salah satu pilar kekuatan ekonomi nasional yang semakin diperhitungkan.
Dikutip dari Antaranews.com.