Diduga Boros Anggaran, Pengadaan Kipas Angin Koperasi Merah Putih Dinilai Tanpa Kajian
Pengadaan kipas angin industri senilai Rp1,8 triliun oleh PT Agrinas Pangan Nusantara menjadi sorotan publik. Pengadaan ini ditujukan untuk 80.000 unit Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.
Peneliti ICW Wana Alamsyah menilai proyek ini diduga tanpa kajian dan identifikasi kebutuhan desa. Penyerahan pengadaan terpusat ke BUMN PT Agrinas dinilai berpotensi memboroskan anggaran negara.
Pengamat tata ruang Marco Kusumawijaya menyayangkan pengadaan mesin pendingin ruangan di desa. Bangunan publik di pedesaan seharusnya menerapkan konsep hemat energi berbasis alam (nature-based solution).
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara enggan memberikan komentar panjang. Sementara itu, Menteri Koperasi Feri Juliantono mengaku tidak tahu detail pengadaan tersebut.
Dikutip dari Tempodotco.