Bahlil Pelopori Peluncuran Bus Hidrogen Pertama RI, Dorong Akselerasi Kedaulatan Energi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meresmikan peluncuran bus berbasis energi hidrogen pertama di Indonesia. Langkah ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong transisi energi terbarukan.
Pengembangan ekosistem hidrogen dinilai sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pemanfaatan energi alternatif menjadi prioritas utama guna mengurangi ketergantungan impor BBM fosil yang mencapai 1 juta barel per hari.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menyinggung kompetisi teknologi global antara energi kendaraan listrik (EV Battery) rakitan Tiongkok dan teknologi hidrogen yang dipelopori Jepang. Indonesia dipastikan mengambil sikap bebas aktif dengan memprioritaskan energi bersih, efisien, dan diproduksi secara mandiri di dalam negeri.
Meskipun biaya produksi hidrogen saat ini masih tergolong tinggi dibanding bahan bakar fosil, Bahlil optimistis efisiensi teknologi akan meningkat pesat seiring dinamika geopolitik global.
Kementerian ESDM menyatakan siap memfasilitasi kebutuhan regulasi, kerja sama investasi, dan teknologi guna mempercepat komitmen pencapaian Net Zero Emission pada tahun 2050.
Dikutip dari Kaltim Post.