Terjaring OTT Usai Acara Nobar, Bupati Lombok Barat Boyong 6 Orang ke Gedung Merah Putih
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penindakan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Dalam operasi tersebut, tim penyidik mengamankan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, bersama belasan orang lainnya terkait dugaan tindak pidana suap penerimaan proyek daerah.
Tim penyidik menjaring total 19 orang dari berbagai lokasi di Lombok Barat. Dari belasan nama tersebut, sebanyak tujuh orang—termasuk sang Bupati, Direktur PT Air Minum Giri Menang, dan Kepala Dinas PUPR—diterbangkan langsung ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih.
Dalam operasi penindakan ini, lembaga antirasuah mengamankan barang bukti berupa uang tunai bernilai ratusan juta rupiah beserta sejumlah dokumen penting yang berkaitan dengan lelang proyek di lingkungan Pemkab Lombok Barat.
Sang Bupati dilaporkan sempat menghadiri acara nonton bareng pertandingan bola bersama jajaran pegawai dinas hingga waktu subuh. Penangkapan baru dilakukan oleh tim KPK di rumah dinas Bupati pada pagi harinya.
Menindaklanjuti operasi tangkap tangan ini, penyidik KPK langsung memasang garis penyegelan di ruang kerja Bupati Lombok Barat serta ruang kerja Kepala Dinas PUPR PKP guna kepentingan pengamanan barang bukti lebih lanjut.
Dikutip dari Tribunnews.