Bukan di Hotel Mewah, Mentan Amran Tanda Tangani Ekspor Beras Rp 3,39 Triliun di Rumah Pribadi Subuh-subuh
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menandatangani kesepakatan ekspor beras senilai Rp 3,39 triliun dengan pihak Malaysia. Penandatanganan ini tidak digelar di hotel mewah melainkan di kediaman pribadinya pada waktu subuh guna menghemat biaya operasional. Mentan Amran menegaskan bahwa penghematan anggaran dari acara seremoni di hotel dialokasikan untuk pembelian pupuk dan benih bagi para petani.
Kesepakatan ekspor ini mencakup potensi hingga 200.000 ton beras premium dengan harga yang disepakati sebesar Rp 17.000 per kilogram, di mana 1.000 ton pertama ditargetkan segera dikirim dalam pekan ini. Pasokan beras untuk ekspor ini akan diambil dari beberapa wilayah strategis seperti Kalimantan Barat (Entikong), Jakarta, dan Surabaya. Selain Malaysia, Indonesia juga tengah menjajaki pasar ekspor ke Papua Nugini, Filipina, Yordania, dan Timor Leste.
Mentan Amran juga memastikan bahwa cadangan beras dalam negeri berada dalam kondisi sangat aman mencapai 5,2 juta ton—stok tertinggi selama sejarah masa jabatannya—yang mampu mencukupi kebutuhan nasional hingga Mei tahun depan. Ia mengimbau publik untuk selalu merujuk pada data resmi BPS terkait produksi dan Badan Pangan/Bulog terkait stok beras.
Dikutip dari Tribun Bengkulu.